Rabu, 17 Juli 2019

Polres Nganjuk "Program MPLS Menguatkan Karakter dan Mencegah Faham Radikalisme "

Nganjuk,tribratnews-nganjuk.coPada tahun ajaran Baru 2019/2020 ada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) yang sudah dilakukan oleh sekolah-sekolah baik tingkat SLTP maupun SLTA,sepeti yang dilakukan di SMA Negeri 1 Nganjuk ,berkenaan dengan hal tersebut Kapolres Nganjuk melaui Kasat Intel AKP AGUS SUTANTO S.Sos bersama Kasat Reskrim IPTU NIKOLAS BAGAS Y.K.,S.I.K.,M.H.memberikan materi kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Nganjuk Rabu 17/07/2019 siang.

Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) dilaksanakan karena menjadi bagian dari penerimaan peserta didik baru menguatkan karakter dalam mencegah penyebaran paham dan pemikiran berbahaya bagi Ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada empat point penting yang ditekankan dalam Surat Edaran Mendikbud itu. Berikut ini rinciannya, seperti dikutip dari Setkab, Sabtu (13/7/2019).
1. Mengoptimalkan pelaksanaan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) sebagai sarana untuk memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;

2. Menguatkan pelaksanaan PLS dengan berbagai kegiatan kreatif, menarik, dan aktual yang dapat memperkuat karakter religius dan kebangsaan sebagai upaya untuk melaksanakan pendidikan antiradikalisme bagi peserta didik.

3. Melaksanakan program penguatan program pendidikan karakter peserta didik secara komprehensif melalui pembelajaran instrakurikuler, entrakurikuler, dan nonkurikuler secara kreatif dan menarik.

4. Menjalin kerja sama dengan kementerian/lembaga yang relevan, antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kementerian Polhukam, Kementerian Pertahanan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), TNI, Polri, dan lembaga swadaya masyarakat lainnya dalam melaksanakan program penguatan pendidikan karakter peserta didik.

“Demikian surat edaran ini untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” bunyi akhir Surat Edaran Mendikbud itu.

Sehubungan dengan hal tersebut Kasat Intel memaparkan materi terkait adanya Radikalisme yang di ikuti oleh sekitar 350 siswa-siswi SMA Negeri 1 Nganjuk ,dengan penuh semangat dan antusias sekali untuk mendengarkan dan memahami apa arti Radikalisme dan apa bahayanya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebenarnya, apa arti radikalisme? Menurut para ahli, Pengertian Radikalisme adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ ekstrim.

Inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan. Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan tersebut dalam tempo singkat dan secara drastis serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku.

Radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme karena kelompok radikal dapat melakukan cara apapun agar keinginannya tercapai, termasuk meneror pihak yang tidak sepaham dengan mereka. Walaupun banyak yang mengaitkan radikalisme dengan Agama tertentu, pada dasarnya radikalisme adalah masalah politik dan bukan ajaran Agama.

Sehingga perlu upaya memerangi terorisme lebih efektif melalui deradikalisasi,adalah mengubah pemahaman atau pola pikir yang sempit, dangkal, terbatas dan kaku.
Caranya dengan memberikan pengalaman baru yang di dapat bukan dari medan perang, tetapi dari kehidupan sosial lewat interaksi antar manusia secara terbuka dan inklusif agar mendapat pemahaman yang benar soal jihad, terorisme, takfiri (mengkafirkan yangg bukan dari golongannya).

Menurut Kasat Reskim Bahwa Media Sosial memiliki kerawanan yang lebih karena siapa saja bisa menjadi pemilik ,Jurnalin,penulis yang dapat meng-share apa saja yang diinginkan ,penyebaran Radikalisme melalui jalur On Line,sehingga bisa langsung melakukan perakitan Bom termasuk pendanaan.

Ujaran Keencian (Hate Speech ) dan berita bohong (Hoax) unutk memprovokasi  dengan menyebar kan dengan cepat dan viral dimana,masyarakat haru waspada dan harus berhati-hati dalam Mend-Dounload,Meng-share yang tidak bisa dipastikan tingkat kebenerannya.


Pada Akhir acara kanit Binpolmas Polres Nganjuk Ipda Nanik,memotivasi pada siswa-siswi SMA Negeri 1 Nganjuk agar tetap tingkatkan semangat belajar ,jangan mudah terpengaruh lingkungan fokus mencari ilmu untuk masa depan sehingga apa yang dicita-citakan tercapai.

SHARE THIS

Author:

Portal Berit Resmi Polres Nganjuk.

0 komentar: