Kamis, 12 Maret 2020

JENAZAH YANG DITEMUKAN DI BENDUNGAN BADUK TIDAK DAPAT DIKENALI PENGASUH PONPES HADIRI IDENTIFIKASI OTOPSI DAN TES DNA


Nganjuk tribratanews-nganjuk.com
Loceret, Kanit Reskrim dan Kanit Intel dampingi pengasuh Ponpes Mojosari hadiri otopsi dan identifikasi jenazah di RS Bhayangkara Nganjuk yang diduga santri yang hanyut (Kamis 12/03/2020)

Ditemukanya mayat yang mengapung di bendungan Baduk Tanjunganom hari ini Kamis 12-03-2020 warga sekitar maupun yang sedang memancing ikan jadi gempar yang kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Warujayeng

Dari penemuan jenazah yang mengapung tersebut kondisinya sudah tidak utuh lagi dan sulit untuk dikenali baik oleh orang tua maupun pengasuh Ponpes Mojosari tetapi dimungkinkan jenazah tersebut santri yang hanyut  maka untuk memastikan dan dibawah ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan otopsi dan identifikasi

Dalam proses otopsi pengasuh Ponpes Mojosari Gus Halim didampingi Kanit Reskrim IPDA SUPARDI dan Kanit Intel AIPDA JAROT DWI S karena diduga jenazah tersebut santri yang hanyut saat mandi di sungai samping timur Ponpes pada hari Kamis 27-02-2020 yang lalu dan telah dilakukan pencarian selama sepekan namun tidak ditemukan karena jenazah sulit dikenali maka untuk memastikan menunggu hasil tes DNA

Dihadirkan pengasuh ponpes dan orang tua santri dengan maksut untuk identifikasi karena jenazah sudah sulit dikenali maka menunggu hasil tes DNA, terang Kapolsek Loceret AKP TOTOK ISMANTO

#damaidesaku
#damainegeriku
#humaspolsekloceret

SHARE THIS

Author:

Portal Berit Resmi Polres Nganjuk.

0 komentar: