Logopit-1595379189656

Polres Nganjuk Gelar Press Release kasus pengeroyokan dan kepemilikan senjata tajam

 

 


Nganjuk, tribratanews-nganjuk.com .Humas - Kapolres Nganjuk Gelar Press Realease ungkap  

kasus pengeroyokan, dan 1 kasus kepemilikan senjata tajam, sebanyak 9 tersangka yang terdiri dari 5 kasus pengeroyokan, dan 1 Tersangka kasus kepemilikan senjata tajam dari 9 tersangka itu, 3 di antaranya masih di bawah umur. Kamis. (7/1/2021) Pagi.


 Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi, A.P, S.I.K. M.I.K,  mengatakan, 9 tersangka  ini merupakan satu kelompok yang saling keterkaitan. “Mereka meresahkan masyarakat. Karena sering kali bikin onar. Enam tersangka kami tahan, tiga tersangka proses diversi,” 

 

Kapolres Nganjuk menjelaskan, mereka para tersangka pengeroyokan ini beraksi di 5 tempat kejadian perkara (TKP), di antaranya pertigaan lapangan Desa Juwono Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, dan pinggir jalan arah Lengkong – Kertosono wilayah Desa Babadan Kecamatan Patianrowo.



 Selanjutnya traffic light Baron, timur lapangan Desa Bangsri Kecamatan Kertosono, dan tempat halaman Yayasan Wahidiyah wilayah Kelurahan Begadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.


 “Untuk kepemilikan senjata tajam, tersangka inisial DZ, pelajar usia 17 tahun. Dia mengendarai motor plat nomor ditutup, dan bercadar. Membawa pisau penikam saat digeledah di Jalan A Yani Warujayeng. Dia juga pelaku pengeroyokan TKP Desa Babadan, Patianrowo. Ini termasuk yang diversi,” paparnya.


Sedangkan tersangka pengeroyokan di antaranya, BPS alias Grandong (22) warga Jalan Semeru Desa Kudu Kecamatan Kertosono, MF (15), pelajar kelas IX MTS asal Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom, EW (17) pelajar kelas X SMA warga Desa Ngadirejo Kecamatan Tanjunganom, serta AM (19) pelajar kelas XII SMK, warga Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono.


Selain itu, BT alias Lalo (26) warga Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom, MR alias Saleho (23) warga Desa Kudu Kecamatan Kertosono, RBS (25) warga Desa Bungur Kecamatan Sukomoro, dan FBA (23) warga Kelurahan Kapas Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.


 “Tersangka MF dan EW karena bawah umur, tidak ditahan dan proses diversi. Sedangkan tersangka Grandong beraksi di tiga TKP. Diduga dia sebagai penggeraknya,” kata Kapolres 


 AKBP Harviadhi, A.P, S.I.K. M.I.K,   berpesan, pada masa pandemi Covid-19 ini masyarakat diharap tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan hindari kerumunan. “Ayo jogo Nganjuk agar tetap tenteram, dan damai. Semoga virus Corona cepat lenyap,” pungkasnya.


@Subbaghumas.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama