Logopit-1595379189656

Polres Nganjuk Gelar Press Release kasus Persetubuhan dibawah umur

 





Nganjuk,tribratanews-nganjuk.com, Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP HARVIADI A.P S.I.K, M.I.K Press Release kasus persetubuhan secara bergilir dengan korban sebut saja namanya Bunga (17) siswi sebuah SMK asal salah satu desa di Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jatikalen, dipicu oleh minuman keras. Kamis,27/01/2021 Pagi.


 Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi A.P S.I.K, M.I.K dalam konferensi pers,  “Salah satu tersangka merupakan pacar korban,” ujarnya di hadapan Pers.


Awalnya pada Kamis (21/1/2021), korban bertemu dengan pacarnya, AS (19) warga Dusun Bolowono Desa/Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk. “Keesokan harinya, Jumat (22/1/2021) korban pamit orang tuanya mengembalikan rapor. Selanjutnya korban menuju rumah AS,” imbuhnya.


Sesampainya di rumah pacarnya ini, lanjut Harviadhi, korban dan AS bercinta, hingga berlanjut hubungan layaknya suami istri. “Waktu itu, di rumah tersebut sudah ada lima laki-laki, termasuk tersangka ES yang merupakan kakak kandung AS,” urainya.


Tak berapa lama, 6 laki-laki yang berada di rumah itu, yakni AS, ES (25), Vuc (16) pelajar SMK dan Re (14) pelajar SD, keduanya warga Kecamatan Patianrowo, IR (20), serta Co (21) telah menyiapkan skenario pesta minuman keras (miras). “Waktu itu korban juga dicekoki miras,” tandas Harviadhi.


Setelah mereka sama-sama mabuk, kata Kapolres Nganjuk, AS mengajak korban ke kamarnya dan disetubuhi. “Selanjutnya secara bergiliran lima laki-laki yang ada di situ, ikut menyetubuhi korban. Usai menyetubuhi korban, mereka membubarkan diri,” papar Kapolres.


Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mencari korban lantaran dari pagi usai pamit mengembalikan rapor tak kunjung pulang. Selanjutnya, ibu korban bersama adik iparnya mencari korban ke rumah teman-temannya.


“Waktu itu, orang tua korban memperoleh kabar jika anaknya ini berada di wilayah Kecamatan Patianrowo. Setelah ditemukan, korban mengaku telah disetubuhi secara bergantian oleh enam orang,”.


Mendengar pengakuan tersebut, orang tua korban dengan mengajak perangkat desa, mendatangi rumah yang dimaksud, dan membawa tiga terduga pelaku, yakni AS, IR, dan ES ke Polsek Jatikalen. Selanjutnya dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk. “Lima tersangka kami amankan, satu tersangka masih buron,” pungkas Kapolres.


Dalam  kegiatan Press Release ini tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan


@Subaghumas.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama