Logopit-1595379189656

Tim Psikologi SDM Polda Jatim Berikan Dukungan psikologis (Trauma Healing) Korban Tanah Longsor

 



Nganjuk,-tribratanews.nganjuk.com,Humas Nganjuk- Tim psikologi SDM Polda Jatim dibantu Konselor Polres Nganjuk, berikan dukungan psikologis (trauma healing) bagi korban tanah longsor khususnya bagi anak-anak di posko pengungsian gedung SDN Ngetos III di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.


Kegiatan ini dilakukan untuk membantu mengembalikan trauma bagi korban tanah longsor. Yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 21 dan 22 Februari 2021.



Sebagai Ketua Tim kegiatan ini adalah Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Andi Syaiful Taufik, S.I.K., M.Si. bersama rombongan mendatangi keluarga korban dan mendengarkan keluh kesah mereka. Selain itu sebelumnya tim berkoordinasi dengan Polres Nganjuk, BPBD, Depsos, Kepala Desa setempat dan Instansi terkait lainnya dengan meninjau fasilitas di pengungsian dan dapur umum.

Pada kesempatan itu  tim melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya terapi bermain untuk anak-anak (bernyanyi, games, story telling/cerita anak), memberikan bantuan berupa : masker, suplemen/vitamin, matras puzzle, makanan ringan, susu, tas dan perlengkapan sekolah. Serta tim menyempatkan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga sekitar longsor.


Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol  ANDI SYAHRIFUL TAUFIK, S.I.K.,M.Si melalui Kabag Psiko Akbp DIAH IKA RIANTANTI, S.Pdi, Psikolog saat dikonfirmasi Humas mengatakan " Kita berharap dengan adanya Tim Trauma Healing ini dapat memberikan semangat kepada para korban dalam mengahadapi musibah serta melanjutkan aktivitas selanjutnya tanpa mengalami trauma berlebihan akibat peristiwa bencana yang mereka alami.  " Ucap Kabag Psiko. 


Namun secara umum para pengungsi di tempat pengungsian sampai saat ini dalam kondisi sehat. Sementara untuk kebutuhan makanan bagi pengungsi sudah disiapkan di dapur umum yang sudah didirikan.Pungkas Akbp DIAH IKA RIANTANTI, S.Pdi, Psikolog


@SubbagHumas

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama