Logopit-1595379189656

Kapolsek Berbek Bersama Instansi Terkait Mencari Anak Tenggelam Di Dam Kedunggerit Desa Kacangan




Nganjuk,tribratanews-nganjuk.com.  Berbek - Polsek Berbek bersama Koramil dan BPBD nganjuk mencari anak tenggelam di dam Kedunggerit Desa Kacangan Kecamatan Berbek.

Jumat,(09/04/2021).


Moch. Ali Kadar Usman, laki -laki umur 15 tahun Desa Godean Kecamatan Loceret, Pelajaran SMP ISLAM ALA'LA Desa Sukorejo Kec. Loceret Kab. Nganjuk, tenggelam dan hilang di Dam/bendungan  Kedunggerit Jumat Pagi 08.30 Wib. 


Pada hari Jumat tanggal 9 April 2021 sekira pukul 07.00 Wib , pelajar SMP Islam Al A:LA Ds. Sukorejo Kec. Loceret Kelas 8 dengan mata pelajaran Olahraga renang. Selanjutnya pelajar berjumlah 25 orang  bersama guru olahraga  Sdr. AGUS SULISTIYONO , lk, 34 th ,alamat Ds. Maguan Guru olahraga berangkat ke TKP ( DAM Dsn. Kedunggerit Ds. Kacangan Kec. Berbek )dengan mengunakan mobil Pick Up Grand Max AG 8356 VH .


Sesampainya di TKP , guru olah raga memberikan pengarahan kepada pelajar agar dalam latihan renang  hanya di sungai tidak boleh masuk DAM .


 Setelah memberikan pengarahan kepada pelajar ,  Guru Olah raga Sdr. AGUS SULISTIYONO  meninggalkan pelajar ada kepentingan Keluarga.


Setelah guru olah raga meninggalkan tempat , Korban  an. MOCH ALI KADAR USMAN tanpa sepengetahuan guru  lari menuju dan terjun ke DAM tersebut yang disaksikan oleh teman temannya.


Teman teman korban berteriak agar segera naik ke atas namun korban tidak mau dan kembali menceburkan diri ke DAM tersebut selanjutnya tenggalam dan  teman teman korban berteriak meminta bantuan warga sekitar.


Kapolsek Berbek Akp. Gede Putu Sinardana kemudian meminta bantuan Basarnas dan Tagana Dinas Sosial untuk mencari keberadaan korban di Dam Kedunggerit. 


"Tim Basarnas menerjunkan sejumlah peralatan melakukan pencarian di sekitar bendungan Kedunggerit, Warga sekitar berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian menyaksikan proses pencarian oleh tim Basarnas," ujar Kapolsek. 


Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan karena tanda-tanda keberas korban belum menemui titik terang. 


(Humas-Berbek).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama