Logopit-1595379189656

NEKAT BUKA, PENGELOLA DAN 6 PEMANDU LAGU CAFE QUEEN KARAOKE DIAMANKAN SATPOL PP


Nganjuk,tribratanews-nganjuk.com – Jumat 23/04/2021 - Polres Nganjuk bersama – sama TNI, Satpol PP dan unsur terkait tadi malam  melaksanakan operasi Yustisi berdasarkan Inpres  Nomor 06 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan Surat Edaran Bupati Nganjuk Nomor 300/916/411.319/2021 . Kegiatan dimulai sekitar  pukul 20.00 WIB  terlebih dahulu dilaksanakan apel siaga Unit lengkap Turbinjali di Pendopo Kabupaten Nganjuk yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Nganjuk,  Kompol Abdul Rokib, SH., MH., selaku Pamenwas dan Kasat Pol PP kab Nganjuk , Syamsul ,SH., selaku Pengendali Sat Pol PP.

 

Operas Yustisi ini bertujuan untuk penegakan protokol kesehatan dengan CB (cara bertindak) berupa  pembagian masker diwarung dan tempat nongkrong  diseputaran exit Tol Begadung serta yang dimungkinkan berkerumunya para pengunjung dan penjual makanan guna menekan penyebaran virus Covid-19. Selama pelaksanaan tetap  mempedomani dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Tidak hanya itu, Operas Yustisi juga menyasar tempat – tempat karaoke yang diduga masih beroperasi di bulan Ramadan ini. Dari tempat - tempat karaoke yang disasar diantaranya Cafe QUEEN Karaoke di wilayah Baron yang kedapatan masih melayani pengunjung.

 

Dalam pelaksanaan Operas Yustisi ini petugas memberikan tegoran lesan terhadap pedagang  sebanyak 20 ( dua puluh ) orang yang tidak memakai masker serta dilaksanakan penindakan secara tertulis oleh Sat Pol PP, tindakan fisik berupa  push up sebanyak 15 ( lima belas ) orang.

 

Dalam giat Operas Yustisi di Cafe Queen Karaoke, petugas telah  mengamankan beberapa orang baik dari pengunjung , pengelola Cafe QUEEN Karaoke serta  Pemandu lagu sebanyak enam orang wanita, dan satu  orang pengunjung diamankan Sat Narkoba Polres Nganjuk, diduga kedapatan membawa  Okerbaya / jenis pil LL.

 

Dari enam wanita tersebut, lima diantaranya dibawa ke kantor  Sat Pol PP  Kab. Nganjuk, guna dilakukan pemeriksaan, sedangkan 1 orang diamankan Sat Reskrim Polres Nganjuk, karena diduga msh dibawah umur.

 

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto membenarkan adanya Operas Yustisi dengan temuan tempat karaoke yang masih beroperasi di bulan Ramadan ini. “ Polri dalam hal ini mendukung penuh tindakan Sat Pol PP untuk menindak pengelola tempat – tempat karaoke yang masih beroperasi di bulan puasa dalam rangka penjabaran Surat Edaran Bupati  Nganjuk tersebut, dan razia tempat karaoke ini juga menjawab keresahan masyarakat yang melapor tentang masih adanya tempat Karaoke yang buka juga menjadikan bahan evaluasi pelaksanaan Operasi Yustisi dan akan kami laporkan ke pimpinan untuk menentukan CB selanjutnya agar kejadian ini tidak terulang kembali” ujarnya. (humas Acha)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama