Logopit-1595379189656

Polsek Jatikalen Patroli Datangi Warga Yang Berkumpul Untuk Himbau Patuhi Prokes Covid 19 Dengan 5 M Dan Memberikan Himbauan Larangan Mudik Lebaran


Nganjuk tribratanews-nganjuk.com,  Polsek Jatikalen Polres Nganjuk melalui Kanit Sabhara personil Polsek Jatikalen secara rutin mengelar Patroli dan melaksanakan sosialisasi dan woro-woro tentang larangan Mudi lebaran kepada warga Masyarakat. Selasa (20/04/2021) pukul 10.00 Wib.

Kegiatan sosialisasi dan woro woro tentang Larangan Mudi lebaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat No 13 tahun 2021 tentang di bulan Ramadhan sampai hari Raya idul Fitri tahun 1442 hijriah mulai tanggal 06/17 Mei 2021 tersebut tentang Larangan Mudi lebaran, himbauan ini warga Masyarakat mengerti tentang Larangan Mudi lebaran yang ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter dan hindari berjabat tangan dengan orang lain,” Ucapnya.


Bripka Ahmad Rifa'i menuturkan bahwa kita juga masih harus sering melakukan cuci tangan memakai sabun antiseptik dengan air yang mengalir, kita juga harus menghindari memegang benda benda ditempat umum, upayakan kita selalu membawa hand sanitizer saat keluar rumah dan langsung mandi serta ganti pakaian yang bersih jika baru saja bepergian atau melakukan aktifitas diluar rumah.


“Untuk balita dan lansia sebaiknya dirumah karena sangat rawan tertular oleh virus ataupun berbagai penyakit dan jika merasa kurang enak badan maupun flu sebaiknya untuk tinggal dirumah saja serta bagi warga yang sehabis bepergian atau ada sanak saudara yang pulang dari perantauan utamanya dari wilayah pandemi Covid 19 hendaknya melakukan Isman (Isolasi Mandiri) dan jika mengalami gangguan kesehatan hendaknya segera mungkin untuk menghubungi dan memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter terdekat,” pesannya.


Kapolsek Jatikalen AKP Pariman melalui Kanit Sabhara Polsek Jatikalen IPTU Hadi Priyonggo saat dikonfirmasi disela sela kegiatan sosialisasi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada warga tentang Larangan Mudi lebaran (No 13 tahun 2021) tentang Larangan Mudi lebaran. ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 guna untuk mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid 19.


“Sosialisasi maupun woro-woro tersebut berupa himbauan kepada warga Masyarakat untuk selalu memakai masker, selalu cuci tangan, menjaga jarak, selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan kegiatan woro-woro Larangan Mudi lebaran ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada Masyarakat, serta pengawasan dalam hal penerapan protokol kesehatan, agar warga Masyarakat dapat beraktifitas dengan aman, tenang dan kondusif serta bisa lebih produktif ditengah pandemi Covid 19,” terangnya.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama